Saturday, November 19, 2011

Jadwal MPASI

Jadwal Pemberian Makanan Bayi Berdasarkan Rekomendasi IDAI

* 0-4 bulan ASI On demand

* 4-6 bulan (bertahap)
Pukul 06.00 (bangun tidur) ASI
Pukul 08.00 (makan pagi) Bubur Susu
Pkl. 10.00 Buah segar/biskuit
Pkl. 12.00 (makan siang) ASI
Pkl. 14.00 (sebelum tidur siang) ASI
Pkl. 16.00 Buah segar/biskuit
Pkl. 18.00 (makan malam) Bubur susu
Pkl. 21.00 ASI

* 6-9 Bulan (Bertahap)
Pukul 06.00 (bangun tidur) ASI/PASI
Pukul 08.00 (makan pagi) Bubur→ nasi tim
Pkl. 10.00 Buah segar/Biskuit
Pkl. 12.00 (makan siang) Bubur→ nasi tim
Pkl. 14.00 (sebelum tidur siang) ASI/PASI
Pkl. 16.00 Buah segar/biskuit
Pkl. 18.00 (makan malam) Bubur→ nasi tim
Pkl. 21.00 ASI/PASI

* 9-12 Bulan (Bertahap)
Pukul 06.00 (bangun tidur) ASI/PASI
Pukul 08.00 (makan pagi) Nasi Tim→ makanan keluarga
Pkl. 10.00 Buah segar/biskuit
Pkl. 12.00 (makan siang) Nasi tim→ makanan keluarga
Pkl. 14.00 (sebelum tidur siang) ASI/PASI
Pkl. 16.00 Buah segar/Biskuit
Pkl. 18.00 (makan malam) Nasi tim→ makanan keluarga
Pkl. 21.00 ASI/PASI

* > 12 bulan
Pukul 06.00 (bangun tidur) ASI/PASI
Pukul 08.00 (makan pagi) Makanan Keluarga
Pkl. 10.00 Snack
Pkl. 12.00 (makan siang) Makanan Keluarga
Pkl. 14.00 (sebelum tidur siang) -
Pkl. 16.00 Snack
Pkl. 18.00 (makan malam) Makanan Keluarga
Pkl. 21.00 ASI/PASI

@Sumber: Ikatan Dokter Anak Indonesia

MPASI 6 BULAN TAHAP 2 (SETELAH PENGENALAN RASA)

**Bubur Oatmeal
2 sdm Havermuth atau Quick Oats diblender
70 cc air
2 sdm ASI atau susu formula bubuk

Campurkan havermuth dengan air. Masak dalam panci kecil sampai mendidih, kecilkan api, aduk dan masak dengan api kecil selama 5 menit.
Matikan kompor, dinginkan.
Setelah dingin campurkan ASI/susu bubuk aduk rata. Sajikan segera, atau dinginkan atau bekukan terlebih dahulu.

** Bubur Havermut rasa bawang (untuk yang terkena flu)

2 sdm havermut larutkan dengan air secukupnya
150 ml air matang
1 siung Bawang putih cincang halus

Masukkan air matang ke dalam panci bersama bawang masak hingga mendidih dan bawang wangi
Masukkan havermut
Jerang diatas api kecil, aduk2 hingga matang
Bawang putih dapat diganti dengan daun bawang/seledri/bawang merah/daun salam.


PUREE SAYUR

Brokoli dan bayam yang sudah dihangatkan, harus di makan dalam waktu 4 jam. Tidak boleh dibekukan dan dihangatkan kembali. Harus langsung di makan.

Kaldu Sayur / Vegetable Stock (Bisa dibekukan selama 1 minggu)

1 bawang Bombay dikupas
125 gram wortel dikupas
1 ikat celery
175 gram ubi manis dikupas
25 gram butter
Sedikit parsley segar
1 lembar daun bay leaf / daun salam
6 lada
900 mili air

Semua sayur di potong
Lelehkan butter di panci besar dan tumis bawang Bombay 5 menit.
Tambahkan semua bahan, tutup dengan air.
Didihkan dan kecilkan api selama 1 jam.
Peras air dari sayur2 yang ada dan simpan kaldu


**Puree Zucchini/courgette
2 potong zucchini
Buang kedua ujung nya dan potong2.
Tidak perlu dikupas kulit nya karena lembut tekstur nya.
Dikukus sampai lembut (10 menit) dan blender.
Tidak perlu dicampur lagi dengan air.


**Puree Kacang Polong
100 gram kacang polong beku
(kalau kacang polong segar, masak selama 12-15 menit)

Masukkan kacang polong ke dalam air, didihkan.
Kecilkan api dan tutup selama 4 menit sampai kacang polong lunak.
Keringkan dan simpan air bekas mendidihkan.
Hancurkan (jangan diblender) lalu saring supaya kulit tidak ikut termakan (khususnya untuk bayi usia di bawah 8 bulan) dan tambahkan air bekas didihan.
Cocok untuk dikombinasikan dengan kentang, ubi, wortel.

**Puree Tomat
2 tomat
Sedikit butter

Masukkan tomat ke air mendidih selama 30 detik
Pindahkan ke air dingin
Buang kulit nya dan biji nya.
Cincang kasar
Lumerkan sedikit butter di panic dan tumis tomat
Blender tomat.
Cocok untuk dikombinasi dengan kentang, kembang kola tau zukini.


**Puree Kembang kol
Tidak bisa dibekukan.
Harus disantap dalam waktu 3 jam.
100 gram kembang kol

Cuci yang bersih
Potong kecil kecil bunga nya
Kukus (10 menit)
Blender dan tambahkan air dari bekas kukusan atau air matang atau susu.

Sangat enak bila dicampur dengan sayur umbi2 an seperti puree wortel, puree ubi


PUREE SAYUR + SAYUR


** Puree Ubi Merah + Kembang Kol
50 gr ubi jalar merah kupas, potong-potong
1 kuntum kecil kembang kol
3 sdm cairan (air masak/ASI)

Kukus ubi jalar merah dan kembang kol hingga empuk.
Setelah hangat, blender ubi, kembang kol dan cairan hingga lembut. Tuang ke mangkuk bayi.


** Puree Salada air (watercress) + Kentang + Zucchini
Salada air mengandung kalsium dan zat besi. Dapat bercampur baik dengan sayuran lain sehingga menjadi puree hijau yang menarik
300 gram kentang
300 mili kaldu sayur
100 gram zukini
1 ikat kecil watercress buang batang
Susu

Rebus kentang dan isi dengan air kaldu sayur selama 5 menit.
Tambahkan potongan zukini dan rebus lagi selama 5 menit.
Tambahkan daun salada air/watercress dan rebus selama 3 menit.
Puree (jangan diblender) dan tambahkan susu sampai kekentalan yang diinginkan


PUREE SAYUR + BUAH

** Puree Kentang Pisang
½ pisang ambon dikeruk dan dihaluskan
1 kentang dikupas dan direbus
30-40 ml susu
Kentang diblender ampe halus trus dicampur susu & pisang


**Puree Kentang Apel

½ apel dikupas dan direbus 10 menit
1 kentang dikupas dan direbus
30-40 ml susu
Kentang & apel diblender ampe halus trus dicampur susu


**Puree Ubi Pisang
1 ubi jalar direbus
½ pisang ambon dikeruk dan dihaluskan
30-40 ml susu
Ubi dan pisang diblender trus dicampur susu


**Puree Apel + Ubi Merah
Untuk 2 porsi
Nilai gizi per porsi:
Energi: 91 Kkal
Protein: 2,6 g
Lemak: 1,1 g
Karbohidrat: 17,7 g

100 g ubi merah, kupas, iris kecil
60 g apel, kupas, iris kecil
100 g air matang
200 ml ASI ( 2 sdm susu bubuk formula I seduh dengan 200 cc air matang)
Rebus ubi merah dan apel hingga lunak. Angkat dan dinginkan.
Masukkan ke dalam blender, haluskan. Tuang ASI atau susu formula I cair, aduk rata.


** Puree Kentang + Melon
Untuk 1 porsi
Nilai gizi per porsi:
Energi: 120 Kkal
Protein: 1,1 g
Lemak: 3,9 g
Karbohidrat: 17,1 g

1 bh kentang, rebus, kupas, haluskan
50 g melon oranye, rebus 1 menit, haluskan
100 ml ASI (3 takar peres susu formula lanjutan, larutkan ke dalam 90 ml air matang)
Campur kentang dan melon, aduk rata.
Tuangkan ASI atau susu formula lanjutan yang telah dilarutkan. Aduk rata.
Berikan pada bayi dalam keadaan hangat.



PUREE BUAH

** Puree Peach
2 peach
Didihkan air
Guratkan bentuk tambah (+) di kulit peach
Lalu masukkan ke dalam air mendidih selama 1 menit
Lalu masukkan ke air dingin.
Kupas kulit nya dan potong peach, buang biji.

Kukus peach selama beberapa menit sampai lunak
Lalu di blender


** Puree Cantaloupe Melon (kulit hijau dengan daging orange) / Honeydew

½ cantaloupe melon
Buang iji, sendok daging buah keluar dan blender
Puree Plum
2 plum matang

Didihkan air
Guratkan bentuk tambah (+) di kulit peach
Lalu masukkan ke dalam air mendidih selama 1 menit
Lalu masukkan ke air dingin.
Kupas kulit nya dan potong peach, buang biji.

Kukus peach selama beberapa menit sampai lunak
Lalu di blender

Cocok untuk dicampur dengan bubur susu, puree pisang atau yoghurt

** Puree Alpukat
1 buah alpukat matang
ASI
Buang biji alpukat, lalu haluskan daging buahnya.
Campurkan dengan ASI atau susu formula dengan kekentalan yang diinginkan.
Saran Penyajian: Berikan puree alpukat sebagai makanan tunggal atau campur dengan puree pisang

Variasi: Buah alpukat dikeruk halus dan harus langsung sajikan. Jangan dibekukan

PUREE BUAH + BUAH

** Puree Apel Pisang
½ pisang ambon mateng dikeruk & dihaluskan
½ apel merah direbus 10 menit
30-40 ml susu
Apel diblender trus dicampur pisang & susu.


KOMBINASI PUREE YANG ENAK

** Puree Apel +Pear

** Puree peach + pisang

** Puree peach + apel + pear

** Pure Pisang + Apel + Pear

(3 Fruit Puree)
Puree Pear
Puree Apel
½ pisang yang dihancurkan

Masukkan campuran puree pear dan apel dan pisang yang sudah dihancurkan

Sumber : www.kaylarachmavikaputri.blogspot.com

RESEP MPASI 6 BULAN/FIRST STAGE WEANING (PENGENALAN RASA)

SEREALIA (tepung beras merah, tepung beras putih, havermuth)

Bahan :
- 2 sdm / 30 gr tepung beras merah/putih
- ASIP/susu formula secukupnya (30-50 cc)
- 250 cc air matang + 50 cc air matang

Cara membuat:
Campur 30 gr tepung beras dengan 50 cc air dan diaduk agar tidak menggumpal
Masukkan 250 cc air ke panci dan panaskan sebentar
Masukkan campuran air+tepung beras ke panci lalu jerang di atas api kecil sampai mendidih. Teruskan mengaduk hingga mengental
Masukkan ASIP yang telah dihangatkan terlebih dahulu ke dalam botol bersendok Pigeon
setelah bubur kental, dinginkan sebentar hingga suhunya menjadi hangat = suhu ASIP yang dihangatkan. Lalu masukkan bubur kental tersebut ke botol bersendok yang telah berisi ASIP. Aduk perlahan-lahan agar nutrisi ASIP tidak rusak

Siap dinikmati


SAYURAN (Ubi jalar, labu parang/butternut squash, labu kabocha kulit hijau, kacang hijau, kentang)
Untuk awal perkenalan Mpasi, sayuran seperti umbi-umbian sangat cocok seperti ubi, wortel karena rasa manis alami yang dimiliki. Dikukus dulu untuk tujuan penyimpanan dalam jumlah yg bisa utk disimpan beberapa hari ke depan karena akan menjadi padat dan tidak mengendap serta tidak berubah warna.


** Puree Ubi
1/2 - 1 buah ubi jalar ukuran sedang
air secukupnya cukup untuk menggenangi ubi)
Buah dikupas, cuci sampai bersih.
Potong menjadi 4 bagian.
Kukus/rebus di atas api sedang selama 5-10 menit.
Angkat dan tiriskan. Setelah dingin, haluskan dengan blender, tambahkan air bekas kukusan atau air matang atau ASI/susu formula sampai kekentalan yang diinginkan

** Puree Labu Kabocha/ Labu Parang / butternut squash
Sumber karbohidrat
50 gram labu kuning/labu parang
air secukupnya (cukup untuk menggenangi labu)
Buah dikupas, cuci sampai bersih.
Potong menjadi 4 bagian/ kotak kotak kecil
Kukus/rebus di atas api sedang selama 5-10 menit.
Angkat dan tiriskan. Setelah dingin, haluskan dengan blender, tambahkan air bekas kukusan atau air matang atau ASI/susu formula sampai kekentalan yang diinginkan

** Puree Kacang Hijau
1/4 cangkir kacang hijau
100 cc air
Cuci sampai bersih kacang hijau
Rebus di atas api sedang selama 15-20 menit.
Angkat dan tiriskan. Setelah dingin,
Haluskan (jgn diblender) lalu saring supaya kulit tidak ikut termakan (khususnya untuk bayi usia di bawah 8 bulan)
tambahkan air bekas kukusan atau air matang atau ASI/susu formula sampai kekentalan yang diinginkan

** Puree Kentang
Sumber karbohidrat (kentang kurang bergizi)
Kentang tidak boleh diblender
1/2 - 1 buah kentang ukuran sedang
air secukupnya (cukup untuk menggenangi kentang)
Buah dikupas, cuci sampai bersih.
Potong menjadi 4 bagian.
Kukus/rebus di atas api sedang selama 5-10 menit.
Angkat dan tiriskan. Setelah dingin, hancurkan kentang sampai halus. tambahkan air matang atau ASI/susu formula sampai kekentalan yang diinginkan


PUREE BUAH

Dikukus dulu untuk tujuan penyimpanan dalam jumlah yg bisa utk disimpan beberapa hari ke depan karena akan menjadi padat dan tidak mengendap serta tidak berubah warna.

** Puree Apel Fuji/ Manalagi
1/2-1 buah apel matang ukuran sedang yang manis
ASI
Buah dikupas, buang bagian tengahnya, cuci sampai bersih.
Potong menjadi 4 bagian.
Kukus di atas api sedang selama 5-10 menit.
Angkat dan tiriskan. Setelah dingin, haluskan dengan blender, tambahkan air matang atau ASI/susu formula sampai kekentalan yang diinginkan. Kemudian saring dengan menggunakan saringan kawat.

** Puree Pear Xiang Lie

1/2-1 buah Pir matang ukuran sedang
ASI
Buah dikupas, buang bagian tengahnya, cuci sampai bersih.
Potong menjadi 4 bagian.
Kukus di atas api sedang selama 5-10 menit.
Angkat dan tiriskan. Setelah dingin, haluskan dengan blender, tambahkan air matang atau ASI/susu formula sampai kekentalan yang diinginkan. Kemudian saring dengan menggunakan saringan kawat.

** Puree Papaya

1/2 Papaya ukuran sedang
ASI
Potong papaya dan buang biji
Buah papaya dikeruk dan haluskan (tdk usah dikukus)
tambah ASI secukup nya

**Puree Pisang ambon/ mas

Tidak boleh dibekukan dan jangan di makan tengah nya pisang karena yang tengah itu bikin sembelit
Kalau anaknya sembelit, jangan dikasih sampai bulan 7

Bahan:
Pisang
ASI
Pisang dikupas dan potong-potong. (tdk usah dikukus)
Haluskan dengan garpu/saringan kawat/blender.
Tambahkan ASI atau susu formula untuk mengencerkan. Kemudian saring dengan menggunakan saringan kawat.

 Atau Puree pear dan pisang diblender sampai halus lalu aduk dengan puree apel



SEREALIA + SAYUR

** Bubur Tepung Beras Isi Sayur
Bubur :
40 gr Tepung Beras.
400 ml air
Campur tepung beras dengan sedikit air, aduk rata.
Didihkan sisa air , Masukkan cairan tepung beras, aduk hingga kental, angkat.

Sayuran :
Kupas, cuci dan potong-potong. Potongan sayur secukupnya, masukkan ke panci. Airnya jangan penuh, cukup sepertiga saja. Kalau airnya menipis, ditambah saja. Jangan lupa, tutup pancinya rapat rapat, agar vitaminnya tak ikut terbang bersama uap air rebusan. Tambahkan air kaldu jika perlu. (sayuran juga bisa dimasak dengan cara dikukus dalam uap panas, hal ini lebih baik karena vitamin yang dikandung tidak mudah hilang seperti kalau direbus)
Sisa air rebusan bisa ditampung dalam gelas. Ini jaga jaga kalau bubur bikinan kita, kekurangan air, misalnya.

Setelah empuk alias masak, blender saja sayuran tadi, sampai halus. Kalau kurang air, kucurkan saja air bekas rebusan yang ditampung di dalam gelas tadi


Wortel kukus baru boleh diberikan pada bayi umur 8 bulan+ karenan kandungan nitrat yang tinggi. Begitu juga dengan bayam, hati, dan brokoli kukus baru boleh diberikan pada bayi berumur 7 bulan +

Jangan gunakan air rebusan wortel/bayam/brokoli untuk tambahan air pada saat pengolahan bubur, dan juga jangan gunakan air rebusan tersebut untuk merebus bahan lain.


Untuk bayi yang baru belajar makan, bubur tepung beras dicampur dengan ASI/cairan lain (jus jeruk misalnya) hingga encer. Tingkatkan kepekatan perlahan-lahan setiap hari.

** Bursu + Brokoli
2 sdm tepung beras merah
50 gr brokoli
50 ml air
50 ml ASI/formula

Bersihkan brokoli per kuntum, cuci bersih lalu dikukus. Setelah matang campur dengan air dan dihaluskan dengan menggunakan blender.
Siapkan panci tuang hasil blender brokili dan tepung beras merah, masak dalam api kecil hingga matang dan kental.
Setelah agak dingin campur dengan ASI, saring dengan menggunakan saringan kawat.

** Bursu + sawi putih
2 sdm tepung beras merah
50 gr sawi putih iris kecil
50 ml air
50 ml ASI/formula

Sawi putih yang sudah diiris kecil, buang bagian kerasnya cuci bersih lalu dikukus. Setelah matang campur dengan air dan dihaluskan dengan menggunakan blender.
Siapkan panci tuang hasil blender sawi putih dan tepung beras merah, masak dalam api kecil hingga matang dan kental.

Setelah agak dingin campur dengan ASI, saring dengan menggunakan saringan kawat.

**Bursu + Caisim
2 sdm tepung beras merah
50 gr caisim iris kecil
50 ml air
50 ml ASI/formula

Cara Membuat :
Caisim yang sudah diiris kecil, buang bagian kerasnya cuci bersih lalu dikukus. Setelah matang campur dengan air dan dihaluskan dengan menggunakan blender.
Siapkan panci tuang hasil blender caisim dan tepung beras merah, masak dalam api kecil hingga matang dan kental.
Setelah agak dingin campur dengan ASI, saring dengan menggunakan saringan kawat.

** Bursu + Zucchini
Dapat dicampur dengan puree ubi, puree wortel dan bubur susu


SEREALIA + BUAH (CREAM OF FRUIT)

** Bursu + Sari Jeruk
(1 porsi)
20 gr Tepung Beras
200 ml air
ASI atau 6 sendok takar susu formula bubuk
50 ml air jeruk manis.

Campur tepung beras & air, aduk rata, jerang di atas api, aduk sampai mendidih, angkat. Tunggu sampai mendingin.
Masukkan ASI atau susu formula, aduk rata, tunggu sampai agak dingin.
Tuangi air jeruk manis, hidangkan segera.

** Bursu + Papaya
Untuk 1 porsi
Nilai gizi per porsi:
Energi: 109 Kkal
Protein: 1,5 g
Lemak: 3,8 g
Karbohidrat: 17,1 g
1 sdm tepung beras merah
10 ml air matang
100 ml ASI (3 takar peres susu formula lanjutan, larutkan ke dalam 90 ml air matang)
50 g pepaya matang, potong kecil, haluskan

Larutkan tepung beras merah ke dalam air, aduk rata. Masak di atas api kecil hingga matang sambil diaduk agar tidak menggumpal.
Masukkan pepaya, masak sejenak. Angkat.
Tuangkan ASI atau susu formula lanjutan yang telah dilarutkan, aduk rata.
Berikan pada bayi Anda dalam keadaan hangat.

** Bursu + Pisang
(2 porsi)
30 gr Tepung Beras.
400 ml air.
ASI atau 12 sendok takar susu formula.
50 ml air.
50 gr pisang ambon, hancurkan dengan garpu.

Campur tepung beras dengan sedikit air, aduk rata.
Didihkan sisa air, Masukkan cairan tepung beras, hingga kental, masukkan pisang masak sebentar, angkat.
Tambahkan ASI atau susu formula, aduk rata, tunggu sampai agak dingin.

** Bursu + Avocado
Untuk 2 porsi
Nilai gizi per porsi:
Energi: 96 Kkal
Protein: 3,1 g
Lemak: 1,3 g
Karbohidrat: 18,0 g
2 sdm tepung beras putih
100 ml air matang
200 ml ASI (2 sdm susu formula I larutkan ke dalam 200 cc air)
60 g avokad, haluskan

Larutkan tepung beras putih ke dalam air, aduk hingga rata.
Jerang di atas api kecil hingga matang. Masukkan avokad, aduk rata. Angkat.
Tuangkan ASI atau susu formula I cair. Aduk hingga rata.

** Bursu + Apel + Pisang
Cocok untuk bayi diare

Sumber : www.kaylarachmavikaputri.blogspot.com


Tepung Gasol Sebagai MPASI

Tepung beras umum digunakan sebagai makanan pertama yang dikenalkan kepada bayi saat mulai makan makanan padat. Tepung beras sangat aman dan jarang menimbulkan alergi.

Setiap orang tua pasti ingin memberikan yang terbaik untuk buah hatinya, bayi yang berumur 0-6 bulan sudah tercukupi gizinya melalui asi tetapi setelah berusia diatas 6 bulan bayi mulai membutuhkan asupan lainnya yaitu MPASI (Makanan Pendamping Asi), untuk memperkenalkan makanan yang merupakan suatu hal baru bagi bayi anda, alangkah baiknya anda memperkenalkan makanan yang alami dan aman.

Tepung Gasol Organik terbuat dari bahan alami dalam penanamannya tidak menggunakan pupuk kimia dan pestisida, dan tidak mengandung bahan pengawet, pemanis dan pewarna yang tentu saja berbahaya bagi kesehatan . Sehingga tepung gasol organik aman untuk buah hati anda.

Khusus untuk produksi tepung Gasol organik memang tidak dibuka untuk umum
mengingat proses harus selalu higienis. Keseriusan memproduksi tepung Gasol organik dapat dilihat dengan :
  • memperlihatkan mutu bahan baku yang dipakai
  • alat-alat produksi sederhana tapi berkualitas karena semua terbuat dari bahan dasar stailess steel.
  • packing yang food grade, mulai dari plastik pembungkus sampai dus yang digunakan
  • storage yang aman dan rapat, untuk menghindari tikus, semut, dll.
“Mengapa Tepung Gasol organik bisa tahan lama tanpa diberi pengawet ?”

Untuk mengawetkan makanan selain dengan bahan kimia sintetis bisa dengan beberapa cara misalnya diberi gula (contoh manisan), dengan garam (contoh telur asin), disangrai supaya bakteri dan kuman mati disamping itu kadar air menjadi rendah sehingga tidak ditumbuhi jamur (contoh tepung beras, kue kering, dll)

Tepung gasol organik bisa tahan lama tanpa pengawet karena dalam proses pengolahannya mengurangi kadar air dalam padi yang diolah sehingga tepung gasol organik dapat tahan lama.

TEPUNG GASOL ORGANIK ADALAH TEPUNG BERAS HOMEMADE YANG BISA DIBUAT SENDIRI DI RUMAH.

Sebagai MPASI, tepung beras diolah menjadi bubur tepung dan disajikan dengan susu, buah atau sayur. Untuk pemberian dengan sayur, bisa sebagian air untuk memasak tepung beras diganti dengan air kaldu.
Tahapan perkenalan makanan sesuai umur bayi
  • Umur 6 bulan *),
Tipe : semi cair, frekuensi pemberian 1~2 kali per hari
Sayuran : labu parang, ubi jalar, kentang, kacang hijau, labu
Buah : pisang, pir, apel, alpukat, jeruk
  • Umur 7-8 bulan,
Tipe semi padat, frekuensi pemberian 2 kali per hari
Sayuran : Asparagus, wortel, bayam, sawi, bit, lobak
Buah : Mangga, peach, blewah, timun suri
Lauk : Ayam, sapi, hati ayam, tahu, tempe
  • Umur 9-12 bulan,
Tipe padat, frekuensi 2~3 kali per hari
Sayuran : Kacang merah, kacang kapri
Buah : Melon
Lauk : kambing, sapi muda, bebek, kuning telur, keju
*)MPASI sebaiknya diberikan kepada bayi mulai umur 6 bulan. Pemberian makanan tambahan antara usia 4-6 bulan hanya jika anak tidak mengalami penambahan berat badan yang adekuat atau sering minum susu tapi tampak lapar segera sesudahnya.
Perkenalkan bayi hanya satu jenis makanan baru dan berikan selama 2 ~ 4 hari untuk memastikan ada tidaknya reaksi alergi terhadap makanan tersebut.

Perhatikan makanan yang sering menjadi pemicu alergi adalah susu, telur, kacang, ikan, kedelai dan gandum.

Garam dan gula karena tidak memberikan tambahan nutrisi tetapi akan memperkenalkan suatu standar rasa enak pada lidah. Pemberian garam pada makanan bayi akan membuat ginjal bekerja berat. Sedangkan pemberian gula pada makan atau minuman bayi akan mengakibatkan kerusakan pada gigi saat gigi susu bayi tumbuh.

Sebagai ganti penggugah selera berikan kaldu atau berbagai bumbu yang biasa kita pakai (daun salam, seledri, daun bawang, bawang putih, dll).

Kaldu bisa dibuat dari daging ayam atau daging sapi. Masukkan potongan daging/tulang ayam/sapi ke dalam panci berisi air dengan perbandingan proporsional. Kecilkan api setelah air mendidih, biarkan agak lama sampai air menjadi gurih. Untuk menambah rasa bisa ditambahkan bumbu yang biasa kita pakai. Untuk kaldu ayam bisa ditambahkan sedikit jahe, daun bawang dan seledri sedangkan untuk kaldu sapi boleh ditambahkan kayu manis dan cengkeh. Angkat dan dinginkan.

Air kaldu bisa disimpan difreezer 2~4 minggu. Buat dalam cetakan es batu kotak-kotak kecil. Ambil secukupnya pada saat akan digunakan.

Telur bisa diberikan sejak anak berusia 6 bulan. Berikan dulu bagian kuning telur karena bagian putih telur dapat memicu reaksi alergi.

Madu sebaiknya tidak diberikan kepada bayi sampai umur 1 tahun karena madu seringkali dicemari suatu jenis bakteri yang bisa menghasilkan racun pada saluran cerna bayi. Racun itu dikenal dengan toksin botulinum (infant botulism).

Pastikan alat-alat untuk mempersiapkan dan memasak makanan bayi dalam kondisi bersih. Sebaiknya gunakan alat yang terpisah/khusus.

RESEP PENGOLAHAN
Bubur Tepung Beras Gasol Organik( 1 porsi)

bahan :   20 gr Tepung Beras Gaso Organikl+ 200 ml air
Campur tepung beras  Gasol Organik & air, aduk rata, jerang di atas api, aduk sampai mendidih, angkat.
*) Catatan : Kalau menambahkan serbuk tepung ke air mendidih akan timbul gumpalan dan sulit untuk menghaluskannya. Jadi tepung dan air harus diaduk dulu pada suhu ruang.
Untuk menambah selera dan nutrisi bisa ditambah dengan
Pilih salah satu dari daftar di bawah ini) :
  1. ASI atau susu formula.
  2. No.1 + 50 ml air jeruk manis.
  3. No.1 + 25 gr pepaya + 1 sdm sari jeruk manis, diblender lalu disaring.
  4. No.1 + 50 gr pisang ambon, hancurkan dengan garpu atau kerok dengan sendok.
  5. Kupas, cuci dan potong-potong sayuran. Rebus dengan air secukupnya. Tambahkan air kaldu/hati ayam/telur rebus jika perlu. Setelah matang, blender sampai halus.
  6. Kombinasi berbagai Tepung Gasol Organik.
Sumber: www.tepunggasol.com 

Sunday, September 12, 2010

Roti Aneka Rasa



Inilah favorit sayaaaaa..... saya berhasil membuat roti yang enaaakk bangettttt.... Ayoo yang udah pernah nyobain komen dongg :)

Emang sih bikinnya gak sendiri... Ini pertama kali saya belajar bikin roti sama mertua saya. Tapi ketika rotinya jadi dengan bentuk yang sangat cantik dan rasa yang enak, saya sampe loncat kegirangan!!
Ternyata bikin roti itu banyak tekniknya ya.... gak harus 100% ngikutin buku resep....Untuk isinya ada keju, coklat/meses, dan kismis (wajib nih). Sebenarnya kalo adonan udah jadi, bisa diisi apa aja, sosis, abon, smoked beef, selai, dan lainnya sesuai selera....
Ayoo siapa yang suka bikin roti, sharing yuukk :)


Photos by : Najib Husein

Dadar Gulung ... Dadar Unti

 
Harusnya warna dadarnya hijau dong! Hehe, saya lupa beli daun sujinya di pasar :( Ya udah putih aja deh gpp... 

Dan inilah kali pertama saya belajar bikin dadar, awalnya ketebelan, pecah, akhirnya berhasil juga!! Tapi kalo masalah isi, gampang banget, ikutin resep dan langsung jadi, walaupun tetep harus pake perhitungan juga, kalo kata guru bikin kue saya (mama mertua saya), harus liat pegangan tangan juga! Dan untuk urusan isi dadar ini, harus liat pandangan mata juga. Jangan sampe warnanya terlalu hitam karena gula merahnya kebanyakan, jadi harus ditambah lagi parutan kelapanya. Begitulah .... Rasanya sih pasti enak dong.. Cuma emang dadarnya yang masih perlu dipercantik, mulai dari bentuk juga dadarannya... Hehe...
Photos by : Najib Husein

Chocolate - Corn Flakes


Membuat permen coklat adalah andalan saya dari dulu. Saya sempat menjajakannya di kampus. Dan kali ini saya membuatkannya untuk suami, mertua, dan mama saya, sebagai tambahan kue lebaran. Hasilnya, hari pertama sudah ludes dilahap anak-anak yang bertamu. Alhamdulillah....

Untuk coklat kali ini saya campur dengan Corn Flakes dan sedikit biskuit, hiasannya menggunakan choco chips warna-warni, harusnya sih dengan springkles, tapi berhubung yang ada itu di rumah, ya gak masalah. Di antara semua resep yang saya bikin, inila yang paling mudah dan pasti paling menarik perhatian, terutama untuk anak-anak. Enak dan bergizi pastinya :)

Kalo cara membuat coklat ini gampang. Kamu tau kan cara nge-tim coklat balok?
Coklat balok yang sudah dilelehkan campur sama corn flakes, ukuran sih sesukanya, mao banyakan coklat nya bisa atau cornflakes nya lebih banyak, jadi coklat gak sampe ngerendam cornflakes cuma sekedar melapisi aja...

Terus siapin mangkuk kertas, cetak deh pake sendok teh...Hias atasnya pake coklat putih yang udah dilelehkan juga, selain itu bisa ditambah Choco chips warna warni atau springkles atau apa aja sesuai selera.

Kalo sudah selesai cetak, masukkan ke dalam freezer sebentar... jadi deh ... Gampang banget kan??

Selamat mencoba

Pages